Lokasi / Beranda / Teknologi / Setahun Diuji, Ini Alasan Baterai Solid-State Belum Dipakai ke Mobil
Setahun Diuji, Ini Alasan Baterai Solid-State Belum Dipakai ke Mobil

Dok. Jdpower.com Ilustrasi baterai solid state
China sendiri mulai mempercepat komersialisasi teknologi ini melalui penerapan standar baru baterai solid-state yang mulai berlaku pada Juli 2026.
Namun, pelaku industri masih bersikap hati-hati. Chairman CATL Robin Zeng menyebut baterai solid-state masih menghadapi tantangan besar dalam proses manufaktur sehingga membutuhkan waktu sebelum benar-benar siap diproduksi dalam jumlah besar untuk kendaraan listrik.
Dengan kata lain, tantangan utama baterai solid-state saat ini bukan lagi membuktikan ketahanannya, melainkan bagaimana memproduksinya secara massal dengan biaya yang terjangkau bagi industri otomotif.
Sebelumnya — Riau Bhayangkara Run Sukses Digelar, Jadi Magnet Sport Tourism
Selanjutnya — Ford Bidik Kembali Pasar Fleet, Sasar Tambang dan Perkebunan
Artikel Terkait
- Pramono Pastikan JPO Tendean Segera Dibangun, Pendanaan Dicari dari CSR hingga KLB
- KPK Nyatakan Laporan Amplop Menhut Raja Juli Selesai: Case Closed
- Mahasiswa yang Diduga Dipukul Saat Demo di DPRD Riau Cabut Laporan, Polisi Lanjutkan Penyelidikan
- Waka MPR Desak Respons Cepat Kondisi Darurat Kekerasan Perempuan
- Menuntut Negara: Bangsa Penagih atau Pencipta?
- Awal Mula Pria di Depok Challenge Bocah Makan Cabai dan Masuk Freezer
- Ibu Penyiksa Anak Tirinya Berusia 4 Tahun hingga Tewas di Bekasi Jadi Tersangka
- PWI Polisikan Hotman Paris Buntut Ucapan 'Lu Punya Otak Nggak'
