Lokasi / Beranda / Hiburan / Lagi Cari Kayu, Warga Temukan Kerangka Manusia di Pesisir Lampung Selatan
Lagi Cari Kayu, Warga Temukan Kerangka Manusia di Pesisir Lampung Selatan

Penemuan kerangka manusia terkubur di pinggir pantai membuat geger warga Desa Legundi, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan. Kerangka tersebut ditemukan seorang warga yang sedang mencari kayu.
Dilansir detikSumbagsel Minggu , bagian tubuh kerangka manusia itu terlihat akibat pasir tersapu ombak. Penemuan kerangka manusia itu terjadi pada Sabtu siang pukul 11.20 WIB.
Kerangka manusia itu ditemukan seorang warga yang mencari kayu di kawasan pesisir. Awalnya warga tersebut melihat bagian tubuh yang mencuat dari timbunan pasir.
Setelah didekati, warga menduga temuan tersebut merupakan jasad manusia dan langsung melaporkannya kepada aparatur desa. Laporan itu diteruskan oleh Kepala Desa Legundi kepada Camat Ketapang.
Dua personel Damkarmat tiba di lokasi pukul 11.45 WIB setelah menerima laporan. Petugas kemudian berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan unsur terkait untuk melakukan evakuasi terhadap kerangka manusia tersebut.
"Kami menerima laporan dari pihak kecamatan terkait penemuan kerangka manusia di pesisir Desa Legundi. Personel Posko Damkarmat Ketapang langsung menuju lokasi untuk membantu proses evakuasi bersama aparat kepolisian dan pemerintah setempat," kata Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Lampung Selatan Rully Fikriansyah.
Sebelumnya — Instagram Down Global, Pengguna di Indonesia Keluhkan Gagal Upload IG Story
Selanjutnya — Gempa M 5,1 Guncang Peru, 5 Orang Tewas
Artikel Terkait
- Di Balik Gugurnya Serda Hengki, Kakak Kenang Cita-cita Jadi Tentara Sejak SMA
- Jangan Terburu-buru Hakimi, Tragedi Cipayung Harus Diusut Secara Objektif
- Jelang Banyuwangi Ethno Carnival, Jumlah Wisatawan di Banyuwangi Membeludak
- Menteri HAM Kerahkan Tim untuk Kawal Penyelesaian Konflik di Adonara
- Polisi Ungkap Peredaran 'Pod Getar' Narkoba di Bogor, Kasus Pertama Se-Jabar
- Mahasiswa Indonesia Tembus Finalis Kompetisi Global IFT FIRST 2026
- Memori Ngeri Bencana Lahar Dingin yang Menewaskan 25 Ribu Orang
- Iran Tuding AS Lakukan Kejahatan Perang, Serang Infrastruktur Sipil
