Lokasi / Beranda / Olahraga / Soal Motor Listrik Nasional: Indomobil eMotor Soroti Infrastruktur
Soal Motor Listrik Nasional: Indomobil eMotor Soroti Infrastruktur

Indomobil eMotor Indomobil eMotor Tyranno X
"Kami senang dengan keputusan pemerintah mengeluarkan motor listrik. Artinya pemerintah serius dalam pengembangan motor listrik di Indonesia, khususnya perhatian pengembangan infrastruktur elektrifikasi roda dua di Indonesia," ujar Pius kepada Kompas.com, Senin (20/7/2026).
Menurutnya, dorongan langsung dari pemerintah pusat sangat krusial untuk mempercepat ketersediaan infrastruktur pendukung, seperti stasiun pengisian daya maupun penukaran baterai yang tersebar merata di seluruh wilayah Indonesia.
Mendorong Iklim Industri yang Sehat dan Kompetitif
Kehadiran motor listrik nasional juga diharapkan tidak hanya sekadar menjadi wacana, tetapi mampu mendorong pertumbuhan ekosistem bisnis roda dua yang dinamis dan berdaya saing tinggi.
Pius berharap, keseriusan pemerintah dalam mengawal regulasi dan ekosistem kendaraan listrik dapat menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi seluruh produsen.
"Harapan kami dengan keseriusan pemerintah terhadap industri kendaraan listrik khususnya roda dua, dapat meningkatkan iklim industri motor listrik yang sehat dan kompetitif," kata Pius.
Kesiapan Jaringan Dealer dan Lokalisasi TKDN
Menghadapi persaingan dan potensi pertumbuhan pasar yang semakin masif, Indomobil eMotor mengaku telah menyiapkan fondasi bisnis yang solid, mulai dari lini produksi hingga layanan purna jual (aftersales).
Sebagai salah satu pemain utama di pasar roda dua ramah lingkungan, Indomobil eMotor memperkuat komitmennya lewat penguatan konten lokal serta perluasan jaringan ke konsumen di berbagai wilayah.
"Indomobil eMotor, saat ini fokus pada pengembangan dan layanan produk serta purna jual," tutur Pius.
Ia membeberkan bahwa saat ini Indomobil eMotor telah memiliki 155 jaringan diler resmi yang siap melayani penjualan hingga perawatan purna jual di seluruh Indonesia.
Selain itu, lini produk yang dipasarkan juga telah mengantongi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) rata-rata mencapai 50 persen.
Sebelumnya — UU Haji Digugat ke MK, Soroti Risiko Pidana bagi Umrah Mandiri
Selanjutnya — Panglima TNI Sebut Pendampingan TNI AU Sumbang 45 Persen Target Produksi Gula Nasional 2026
Artikel Terkait
- Rekam Jejak Pertemuan Spanyol Vs Argentina Jelang Final, termasuk Pembantaian 6-1
- Bocoran Isuzu di GIIAS 2026: Siapkan 5 Kendaraan Niaga
- Polisi Amankan 8 Orang Usai Ojol Geruduk Kantor "Debt Collector" di Bandung, Kantor Akan Tutup
- Sembilan Kabupaten di Sumsel Siaga Karhutla, Musi Rawas Terbaru
- Kabut Asap Bayangi Final Piala Dunia, Udara New York Sangat Tidak Sehat
- Sederet Masalah Ponpes Manjung Wonogiri: Dari Overkapasitas, Kasus Bullying hingga Pendiri Tersangka Pelecehan
- Kejari Tangsel Setor Uang Rampasan Rp 14,2 Miliar Kasus Pinjol ke Kas Negara
- Baru Ganti HP? Jangan Lewatkan Pengaturan Ini agar Baterai Tak Cepat Habis
