Lokasi / Beranda / Teknologi / Dikepung "Stockpile" Batu Bara, Warga Tagih Janji Wapres Gibran Selamatkan Candi Muaro Jambi
Dikepung "Stockpile" Batu Bara, Warga Tagih Janji Wapres Gibran Selamatkan Candi Muaro Jambi

Kunjungan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka dituntut warga agar menyelesaikan konflik kawasan cagar budaya nasional (KCBN).
Lebih dari satu dekade, KCBN gagal menyandang status warisan dunia dari Unesco, lantaran ada kompleks candi yang dikepung stockpile batubara dan kawasan industri belasan tahun.
Seorang warga bernama Adji Permana membawa selembar kertas meminta Wapres untuk menyelesaikan konflik yang mengancam kelestarian candi.
"Harusnya tidak boleh di sana, akan kita tindak lanjuti," kata Wapres Gibran di video yang tersebar, Kamis (16/7/2026).
Sementara itu, Mukhtar Hadi dari komunitas Rumah Menapo menyebut konflik candi yang dikepung stockpile batu bara bukan barang baru.
Hampir empat tahun lalu, tepatnya April 2022, lelaki yang akrab disapa Borju ini menyampaikan langsung ke Presiden Joko Widodo, meminta solusi terkait penyelesaian konflik stockpile batu bara yang mengancam kelestarian candi.
"Kita berharap Gibran tidak mengulangi kegagalan bapaknya," kata Borju.
Persoalan ini bahkan sudah didengar Luhut Binsar Pandjaitan, yang berjanji ingin membereskan masalah candi. Tetapi masalah masih berlanjut hingga sekarang.
Dengan demikian, Borju mendorong Wapres tidak asal berjanji, lantaran ayahnya sudah memiliki utang janji yang harus dibayar kepada masyarakat Jambi.
"Jangan sampai buah jatuh sepohon-pohonnya," kata lelaki yang aktif menolak stocpile batu baru di kawasan candi selama belasan tahun.
Agenda kunjungan Wapres Gibran ke Jambi untuk melihat fasilitas dan pelayanan kepada masyarakat di RSUD Raden Mattaher.
Usai kunjungan ini, Gibran makan siang di rumah makan di Kota Jambi, kemudian melanjutkan perjalanan meninggalkan Jambi.
Sebelumnya — 4 Hari Bertahan di Laut, Bocah Korban KM Nurul Salsa Saksikan Ibunya Meninggal di Atas Pelampung
Selanjutnya — Seskab dan Menteri Ara Bahas Target Pemerintah Renovasi 400 Ribu Rumah di 2026
Artikel Terkait
- Bukan Flare, Penyebab Kebakaran TPA Benowo Surabaya Masih Diselidiki
- Kejagung Respons soal Rumah Febrie Adriansyah di Sentul yang Tak Masuk LHKPN
- Iran Batalkan Ujian Akhir SMA gegara Serangan AS
- Kebakaran Landa Pemukiman di Sorong Barat, Warga Berhamburan Selamatkan Diri
- Line Up Artis di Final Piala Dunia 2026: Shakira, Bieber, Hingga BTS
- Saham Induk Google Melesat 3 Persen Usai Kabar Pengembangan Chip AI Gemini
- Kaltim Tagih Dana Bagi Hasil Rp 2,4 Triliun ke Pusat, DPRD: Hak Daerah Harus Dipenuhi
- Empat Orang Masih Terjebak di Rumah Mewah yang Hancur akibat Ledakan di Medan
